Kamis, 12 September 2013

Konfigurasi IP

Cara konfigurasi IP melalui debian sebagai berikut :

1. Kita masuk ke direktori root terlebih dahulu
2. Kita ketikkan nano /etc/network /interfaces tampilannya seperti berikut

3. Kita edit allow-hotplug menjadi auto, jika menginginkan edit ipnya silahkan sesuai dengan keingitnan. Setelah itu kita simpan hasilnya sebagai berikut



4. Setelah itu kita restart /etc/init.d/networking restart tampilannya menjadi seperti ini
Sekia terimakasih

perintah dasar linuk 5 & 6


PERINTAH DASAR LINUX
Langsung aja ya kita pelajari beberapa perintah dasar dalam linux,karena tecnologi semakin berkembang ,mungkin perintah dasar dalam linuk pun semakin berkembang. Beberapa perintahnya :
1. Any_command –help: menampilkan bantuan tentang perintah-perintah dasar dari linux debian
2. Ls : berfungsi untuk menampilkan direktori yang aktif. Jadi jika kita terlalu banyak membuka suatu direktori, kita hanya perlu mengetik perintah “ls” yang di ikuti nama direktori yang ingin kita buka pada program root terminal. Maka akan muncul pada layar dengan sendirinya.
3. Ls –al: sama dengan perintah “ls” hanya saja perintah “ls-al” menampilkan seluruh direktori yang aktif satu per satu pada layar.
4. Cd: merupakan singkatan dari change directory yang berfungsi untuk merubah direktori menggunakan cd.
5. Cp : sama dengan fungsi tombol Ctrl+c pada Windows yaitu untuk mengcopy suatu file.
6mcopy : perintah ini berfungsi untuk mengganti nama suatu file dan juga memindahkan suatu file.
7. rm: yang merupakan singkatan dari remove files yang berfungsi untuk menghapus suatu data atau file.
8. mkdir: berfungsi untuk membuat directory baru, kepajangan dari perintah ini adalah make directory.
9. rm: sama dengan perintah rm files yaitu menghapus, hanya saja rm files menghapus suatu file sedangkan rm directory untuk menghapus suatu directory.
10rm –r: perintah yang kepanjangan recursive remove yang berfungsi untuk menghapus suatu file, directory, atau subdirectory. Perlu kita tahu untuk berhati-hati menggunakan perintah ini karena perintah ini dapat menghapus semua data pada sistem, dan di Linux tidak ada perintah undelete.
11. more: dengan perintah more kita dapat melihat isi suatu file, dan isi file tersebut dapat di tampilkan layar per layar.
12. Less filename: bergunamenampilkan suatu file layar per layar. Jika kita ingin menghentikan perintah ini tinggal tekan tombol “p” maka akan berhenti.
13. pico filename: perintah ini berfungsi untuk mengedit suatu text file.
14pico –w filename: sama dengan perintah ” pico filename” yaitu mengedit suatu text file. Hanya saja pada perintah ini di sertai dengan mengnokatifkan fungsi word warp. Dan perintah ini berguna untuk mengedit text file seperti /etc/fstab.
15lynx file.html: perintah ini berfungsi melihat suatu file html dengan text mode. Perintah ini adalah salah satu cara membuka browser dan juga sesuai untuk mencari artikel tanpa image.
16tar -zxvf filename.tar.gz: perintah ini digunakan untuk mengekstrak file tar sekaligus mengun-compres file tar tersebut.
17. tar -xvf filename.tar: sama dengan “tar -zxvf filename.tar.gz” yaitu berfungsi untuk mengekstrak suatu file tar tapi ada perintah ini adalah mengekstrak file tar yang tidak terkompress.
18gunzip filename.gz: berfun gsi intuk meng-uncompress suatu file zip dengan menggunaka gunzip jika kita ingin untuk mengompress file.
19. bunzip2 filename.bz2: perintah ini di gunakan untuk meng-uncompress suatu file yang besar dengan format (*.bz2).
20. find / -name “filename”: jika di Windows terdapat menu search untuk mencari suatu nama file. Maka di Linux ada perintah find / -name “filename” untuk mencari suatu nama file.
21. locate: mencari suatu file berdasarkan nama file tersebut dan di mana lokasi penyimpanan file tersebut.
22talk: suatu perintah yang berfungsi untuk menjalankan suatu percakapan atau berhubungan dengan computer lain.
23mc: perintah ini digunakan untuk menjalankan “midnight commander” dengan bagus dan cepat sebagai file manager.
24. telnet : berguna untuk berhubungan dengan computer lain dengan protocol TELNET.
25. rlogin : merupakan singkatan dari remote login yang berfungsi untuk menghubungkan kita dengan computer lain.
26. rsh : kepanjangannya adalah remote shell yang merupakan jalan lain untuk menghubungkan kita dengan remote machine.
27Clear: perintah ini berfungsi untuk membersihkan layar dari directory
 PERINTAH DASAR LINUX
Langsung aja ya kita pelajari beberapa perintah dasar dalam linux,karena tecnologi semakin berkembang ,mungkin perintah dasar dalam linuk pun semakin berkembang. Beberapa perintahnya :
1. Any_command –help: menampilkan bantuan tentang perintah-perintah dasar dari linux debian
2. Ls : berfungsi untuk menampilkan direktori yang aktif. Jadi jika kita terlalu banyak membuka suatu direktori, kita hanya perlu mengetik perintah “ls” yang di ikuti nama direktori yang ingin kita buka pada program root terminal. Maka akan muncul pada layar dengan sendirinya.
3. Ls –al: sama dengan perintah “ls” hanya saja perintah “ls-al” menampilkan seluruh direktori yang aktif satu per satu pada layar.
4. Cd: merupakan singkatan dari change directory yang berfungsi untuk merubah direktori menggunakan cd.
5. Cp : sama dengan fungsi tombol Ctrl+c pada Windows yaitu untuk mengcopy suatu file.
6mcopy : perintah ini berfungsi untuk mengganti nama suatu file dan juga memindahkan suatu file.
7. rm: yang merupakan singkatan dari remove files yang berfungsi untuk menghapus suatu data atau file.
8. mkdir: berfungsi untuk membuat directory baru, kepajangan dari perintah ini adalah make directory.
9. rm: sama dengan perintah rm files yaitu menghapus, hanya saja rm files menghapus suatu file sedangkan rm directory untuk menghapus suatu directory.
10rm –r: perintah yang kepanjangan recursive remove yang berfungsi untuk menghapus suatu file, directory, atau subdirectory. Perlu kita tahu untuk berhati-hati menggunakan perintah ini karena perintah ini dapat menghapus semua data pada sistem, dan di Linux tidak ada perintah undelete.
11. more: dengan perintah more kita dapat melihat isi suatu file, dan isi file tersebut dapat di tampilkan layar per layar.
12. Less filename: bergunamenampilkan suatu file layar per layar. Jika kita ingin menghentikan perintah ini tinggal tekan tombol “p” maka akan berhenti.
13. pico filename: perintah ini berfungsi untuk mengedit suatu text file.
14pico –w filename: sama dengan perintah ” pico filename” yaitu mengedit suatu text file. Hanya saja pada perintah ini di sertai dengan mengnokatifkan fungsi word warp. Dan perintah ini berguna untuk mengedit text file seperti /etc/fstab.
15lynx file.html: perintah ini berfungsi melihat suatu file html dengan text mode. Perintah ini adalah salah satu cara membuka browser dan juga sesuai untuk mencari artikel tanpa image.
16tar -zxvf filename.tar.gz: perintah ini digunakan untuk mengekstrak file tar sekaligus mengun-compres file tar tersebut.
17. tar -xvf filename.tar: sama dengan “tar -zxvf filename.tar.gz” yaitu berfungsi untuk mengekstrak suatu file tar tapi ada perintah ini adalah mengekstrak file tar yang tidak terkompress.
18gunzip filename.gz: berfun gsi intuk meng-uncompress suatu file zip dengan menggunaka gunzip jika kita ingin untuk mengompress file.
19. bunzip2 filename.bz2: perintah ini di gunakan untuk meng-uncompress suatu file yang besar dengan format (*.bz2).
20. find / -name “filename”: jika di Windows terdapat menu search untuk mencari suatu nama file. Maka di Linux ada perintah find / -name “filename” untuk mencari suatu nama file.
21. locate: mencari suatu file berdasarkan nama file tersebut dan di mana lokasi penyimpanan file tersebut.
22talk: suatu perintah yang berfungsi untuk menjalankan suatu percakapan atau berhubungan dengan computer lain.
23mc: perintah ini digunakan untuk menjalankan “midnight commander” dengan bagus dan cepat sebagai file manager.
24. telnet : berguna untuk berhubungan dengan computer lain dengan protocol TELNET.
25. rlogin : merupakan singkatan dari remote login yang berfungsi untuk menghubungkan kita dengan computer lain.
26. rsh : kepanjangannya adalah remote shell yang merupakan jalan lain untuk menghubungkan kita dengan remote machine.
27Clear: perintah ini berfungsi untuk membersihkan layar dari directory

Selasa, 10 September 2013

KONFIGURASI DNS,permasalahan & solusinya


Konfigurasi DNS  , Permasalahan  & Solusin

  1. Masuk  root               
 2. Install  paket yang akan digunakan : bind9 caranya : apt-get install bind9



3. tulis y  ,pada device di CD/DVD Devices centanglah pada debian 5.0 iso



     4. cara membuat zona gunakan nano/etc/bind/named.conf
  • untuk memudahkan perintah berikutnya terlebih dahulu  

       pindah ke directory bind caranya :cd /etc/bind  
  • nano named.conf 

              tulis script diatas include seperti ini :
  


5. untuk menyimpan tekan ctrlx+y+enter
6. Untuk mengcopy file master kedalam file yang  telah kita buat
   caranya : cp db.local db.(file baru) example cp.local db.rika
                 cp db.127 db.(ip pada oktet pertama) example cp db.127 db.200



Kesalahan saat konfigurasi DNS Server 

1. Masalah : Muncul peringatan “The syntax of the comment is correct
   PenyEBAB:salah memasukkan perintah missal if config
   Solusi     :ketikkan perintah dengan benaR

2. Masalah :Tidak dapat restart layanan bind9
                  (Setting domain name    service  . . . .  : bind9 failed!)
          Penyebab : kesalahan mengetikkan script pada 
                           konfigurasi named.conf, db.forward maupun reversenya
           Solusi     :Masuk dikonfigurasi named.conf, db. Forward, 
                          atau db.reverse telitilah apakah ada script yang
                      salah, apabila ada betulkan scriptnya kemudian restart ulang.


       3.  Masalah  :  Muncul peringatan “DNS request timed out”

          Penyebab  :  IP address client sama dengan alamat IP address 
                           server dan IP address client dengan server
          SolusI      :Ubahlah alamat IP client agar tidak sama dengan 
                           IP server, dan samakan juga kelas IP antara IP
                           client dengan IP Server.  


   4. MasalAH  :Muncul peringatan “From IP…destination Host Unreachable”

       Penyebab :  IP client dengan IP server sama
      Solusi       :  IP client diganti agar tidak sama dengan IP server






Minggu, 25 Agustus 2013

spesifikasi komputer

 SPESIFIKASI komputer

SPESIFIKASI MINIMUM WINDOWS XP

Persyaratan minimum hardware pada Windows XP Professional meliputi: 
Prosesor Pentium 233-megahertz (MHz) atau yang lebih cepat (disarankan 300 MHz)
RAM sekurangnya 64 megabyte (MB) (disarankan 128 MB)
Ruang hard disk sekurangnya 1.5 gigabyte (GB) 
Memiliki Drive CD-ROM atau DVD-ROM
Keyboard dan Mouse Microsoft atau beberapa perangkat penunjuk kompatibel lainnya
Adaptor video dan monitor dengan resolusi Super VGA (800 x 600) atau yang lebih tinggi
PC mendukung Adapter Card
PC mendukung Speaker atau headphone
spesifikasi win xp 
  • Intel Pentium / celeron Family / AMD K6 / athlon / Duron family atau processor yang kompatibel.
  • 233-MHz minimum yang diperlukan untuk processornya.
  •  RAM 128 MB. Bisa juga dengan RAM 64 MB tapi kemungkinan kinerja dan beberapa fitur terbatasi.
  • 1,5 GB Ruang Hard disk.
  • Super VGA (800x600) atau resolusi yang lebih tinggi.
  • CD-ROM / DVD Drive.
  • keyboard dan mouse yang kompatibel.

SPESIFIKASI MINIMUM WINDOWS 7



Spesifikasi minimum hardware yang harus dipenuhi sebelum menginstall windows 7 pada sebuah desktop PC ata notebook adalah sebagai berikut :
  • Processor Intel dengan kecepatan 1 GHz (32 bit atau 64 bit).
  • RAM minimal 1 GB untuk 32 bit dan 2 GB untuk 64 bit.
  • Space hard disk yang masih tersisa minimal 16 GB untuk 32 bit dan 20 GB untuk 64 bit.
  • Direct X 9 graphic card.
SPESIFIKASI MINIMUM DEBIAN 
  1. 32-bit PC (i386)      
  2. 64-bit PC (amd64)      
  3. ARM EABI      
  4. PowerPC      
  5. SPARC      
  6. Intel Itanium IA-64      
  7. MIPS (little endian)      
  8. kFreeBSD 64-bit PC (amd64)      
  9. kFreeBSD 32-bit PC (i386)      
  10. IBM S/390      
  11. MIPS

 Linux Debian 5 Lenny

Spesifikasi minimum instalasi
Spesifikasi Minimum Install Debian 5 Lenny
Processor    : Pentium III
Minimum RAM    : 256 Mb
Hardisk Minimal    : 10 GB
Power Supply    : 250 watt
LAN Card    : Standar


Kebutuhan Hardware minimum untuk Windows Seven
1.              1-GHz Precessor 32-bit atau 64-bit.
2.              Memory RAM 1 GB untuk 32-bit dan RAM 2 GB untuk 64-bit.
3.              Minimal 16 GB ruang Hard disk (HDD) untuk 32-bit dan untuk 64-bit minimal 20 GB ruang Hard disk (HDD).
4.              Perangkat Grafis dengan dukungan DirectX 9 dan WDDM driver model 1.0 / lebih tinggi.
5.              DVD Drive.
6.              keyboard dan mouse yang kompatibel.
7.              Speaker untuk multimedia.
Kebutuhan Hardware minimum untuk Windows 8
1.             Prosesor 1GHz, lebih cepat lebih baik.
2.             Untuk Windows 8 versi 32-bit disarankan minimal RAM 1GB, untuk versi atasnya yaitu 64-bit menggunakan RAM 2GB.
3.             Windows 8 32-bit membutuhkan media penyimpanan atau HARDDISK setidaknya 16GB untuk menjalankan sistem operasi tersebut. Sedangkan untuk Windows 8 versi 64-bit user harus menyisakan harddisk atau media penyimpanan setidaknya 20GB.
4.             Windows 8 juga membutuhkan kartu grafis DirectX9 atau yang lebih tinggi.
5.             Untuk menjalankan Windows 8 dengan baik dibutuhkan layar / monitor yang mampu menghasilkan resolusi 1366 x 768 pixel.

Template by:

Free Blog Templates